Arsip untuk Kategori 'LOMO: Diana Svetlana'

01
Sep
09

When We Arrived in Moscow

Then we took a flight to Moscow…

File0263

Of course we didn’t want to waste our time just in the Hotel room

Althought Tatiana served us best, we just couldn’t wait to capture things…

So where would we go?

You’re kidding me, of course Kremlin! the center of interest from Moscow…

File0264

File0265

File0266

#43 File0267

#44

File0268

File0269

File0270

File0271

#45

Yes it is,

It is a fortress, a HUGE one…

GUM, St. Basil, Museum, complex of Churches…

But unfortunately, the weather was not so friendly, it’s quite cloudy…

We must gave our best efforts!

Then took a ride to other places, passed the Tverskaya main street..

File0272

Arrived at cathedral christ the saviour…

Don’t you know it was built for remembering the time Napoleon left Russia?

Anyway, could you wait for seconds, we need emm…our private time?

File0273

Oooopss! :p

Then we walked to Arbat street…

The long long street where we could see restaurants, souvenir shops, tattoo artists, painters…

File0274

Where we could see…

Reality…

File0275

And then we realized, our time is running out…

We spent our last night in Kavkaz, oh what a great night it was…

We thought that our heart is trapped, like trapped in wooden cage, trapped in Russia…

File0276

There’s always an end for everything…

Do svidanya, Russia!

11
Agu
09

When Diana and Colorsplash talk about St. Petersburg

It was quite a long distance journey…

Spending over 20 hours on the air…

From Jakarta – Singapore – Frankfurt and finally St. Petersburg…

Zdrastvuyte St. Petersburg!

File0232

 #34

So why didn’t we go sightseeing around this “white nights” city, starting from the Prospekt…

File0233

 #35

File0234

#36 

File0235

#37 

File0236

#38 

We could see the modern lifestyle element unites with such beautiful historical element…

We just couldn’t stop our curiousity about St. Petersburg, so it’s a good choice to go for Peterhof!

We could know about the greatness of Peter the Great,

We could see the unbelievable beautiful fountains,

We could smell the fragrance of colourful flowers,

We could get so much more!

File0237

#39 

File0238

 

File0239

#40 

File0240

#41 

File0241

 

File0242

 

File0243

 

File0244-0245 (resize)

 

File0246

#42 

File0247

At the end of the day, we couldn’t resist the cuteness of Matreshka….

Buying some? why not! 

File0248

Our journey in this beautiful city was not over yet…

We, of course, went to the Hermitage Museum…

File0249

 

File0250

Unfortunately, we failed to capture the precious moments from this 3rd largest museum in the world…

But it’s okay, since our lovely friend, Ksenya, was nicely captured…

As we saw the exit sign, we knew that other amazing places were waiting for us…

File0251

 

File0252

Romanov fortress was next… 

File0253

 

File0254

 

File0256

 The weather at that time, a little bit uncertain from sunny to rainy,

they called it “mushroom rain”…

File0257

But hey, we thought we’re so lucky on that day, the sky then became so clear…

It’s a perfect time to have a boat trip passing through those elegant rivers…

File0258

 

File0259

 

File0260

 

File0261

From Fontanka to the big one, Neva River…

Our lenses couldn’t stop to capture everything, despite the fact we’re running out of film…

But hey, we could capture the best guide ever, our friendly Izabella… “Spasiba!” for everything…

It was so great, great, and great…We couldn’t agree more! 

Unfortunately, we had to go…

Went back home? No!

We just couldn’t say goodbye yet to Russia,

We went for Moscow, to have another atmosphere of Russia…

File0262

We will definitely miss you, St. Petersburg!!!

27
Apr
09

Colorsplashed: Sing-a-pore

file0142

It was happened on January…

when Chinese New Year arrived…

Eventhough it was a short one, but still fun…

Food? Check!

file0153

Shopping? come on it’s Singapore, just do it at least a bit…

Missed to capture the moments? hey, I’m so sure you don’t wish for that one…

From day…

file0154

 file0155

 file0157

 and night…

 file0156

Then took a hop for Sentosa Island!

file0152

- Svetlana comes in -

file0172

#33 You Don’t Know That Nerves got Us!

- Svetlana goes away -

Sliding up and down…

Until…

Last frame!

 file0188

02
Apr
09

Outsourced: Seandainya saya orang Singapura

Sebenernya pengen nge-post artikel ini beberapa bulan lalu, pas gw pulang dari Medan pas liburan semester kemaren, tapi karena FKG yang begitu menyita perhatian dan gw mesti belajar keras (fitnah), jadi gak sempet…

Ini artikel ada di majalah Inside Sumatera edisi Desember 2008, yang gw rampok pinjem dari hotel soalnya artikel oke, eh ternyata ada webnya juga…kekekek…emang dah kalo niat berbuat dosa jatohnya sia sia…jaa yonde kudasai…

Seandainya Saya Orang Singapura
by. Hendra Arbie

 

- Svetlana comes in -

file0170

#32 Singapore, Yes It Is

- Svetlana goes away -

Ini adalah kisah nyata dari seorang kawan sealumni saya. Kami belakangan ini berinteraksi lewat komunitas milis dan ternyata sebagian dari mereka yang dulu saya kenal sebagai mahasiswa biasa-biasa saja, telah berubah menjadi orang-orang penting di bidangnya masing-masing. Bagi saya, informasi dari berbagai bidang yang mereka postingkan sangat menarik. Termasuk postingan yang berikut ini.

(Saya tidak usah menyebutkan namanya, karena dia belum tentu memberi izin untuk publikasi identitasnya).

Suatu pagi di Bandar Lampung, kisahnya, ia menjemput seseorang di bandara. Orang itu sudah senior, kisaran 60 tahun, tapi masih segar dan punya pikiran yang jernih. Sebut sajalah namanya Si Bapak.

Si Bapak adalah pengusaha asal Singapura. Logat bicaranya campuran Melayu Singapura dan English atau yang sering diplesetkan sebagai “Singlish” (Inggeris Singapura). Sebagaimana kebiasaan orang tua di hadapan anak muda, Si Bapak sangat senang bercerita panjang lebar tentang pengalaman-pengalaman hidupnya. Ia berbaik hati membagi ilmu dan pengalaman bisnis, spiritual, keluarga, bahkan percintaan.

Sampai pada akhirnya, dia mulai berbicara tentang hal-hal yang mulai membosankan.
“Your country is so rich!” “

Ia menatap panorama sepanjang jalan. Ah, biasa sekali kan mendengar kata-kata pujian seperti itu? Tapi tunggu dulu, ia belum selesai.

“”Indonesia doesn’t need the world, but the world needs Indonesia. Everything can be found here in Indonesia, you don’t need the world”", katanya berulang-ulang.

Mereka, orang-orang muda yang menjemputnya, tidak memberi respon yang antusias. Betapa tidak, kekayaan yang dia maksud itu tidak terbukti di sekelilingnya. Orang Indonesia jauh lebih miskin dari Singapura. Perekonomian dan mata uangnya sangat tergantung pada negara asing. Produk-produk andalannya diintervensi pasar global terlalu mudah. Pinjamannya terlalu besar dibanding anggaran nasionalnya.

Tapi Si Bapak tidak berhenti. Ia sepertinya menyadari pertanyaan besar di benak anak-anak muda yang kebingungan dan mulai bosan itu.

“Mudah saja, Indonesia paru-paru dunia. Tebang saja hutan di Kalimantan dan Sumatera, dunia pasti kiamat. Nah, sekarang dunia yang butuh Indonesia kan? “Singapore is nothing, we can’t be rich without Indonesia,” ” katanya lagi.

Anak-anak muda yang hanya tahu bekerja keras itu mulai garuk-garuk kepala, padahal tidak gatal. Mereka menunggu lanjutannya.

“Lihatlah, 500.000 orang Indonesia berlibur ke Singapura setiap bulan. Bisa terbayang uang yang masuk ke kami? Apartemen-apartemen dan kondominium terbaru kami, yang membeli pun orang-orang Indonesia. Nggak peduli harga yang selangit, laku keras. Lihatlah rumah sakit kami, orang Indonesia semua yang berobat”.

Angka-angka itu “sih, ” mereka sudah tahu. Anak-anak muda itu masih menunggu hal yang lebih dahsyat lagi dari mulut Si Bapak.

“Kalian tahu bagaimana kalapnya pemerintah kami ketika asap hutan Indonesia masuk? Ya benar-benar panik. Sangat berasa, “we are nothing”. “
“Hmm…”dia sudah mulai buka hal-hal yang lebih dalam.

“Kalian tak tahu kan kalau Agustus kemarin dunia krisis beras. Termasuk Singapura dan Malaysia. Kalian di Indonesia dengan mudah dapat beras. Lihatlah negara kalian, air bersih di mana-mana. Lihatlah negara kami, air bersih pun kami beli dari Malaysia. Saya pernah ke Kalimantan, bahkan pasir pun mengandung permata. Terlihat “glitter “kalau ada matahari bersinar. Petani di sana menjual Rp 3.000/kg ke sebuah pabrik di China. Dan si pabrik menjualnya kembali seharga Rp 30.000/kg. Saya melihatnya sendiri”.

Mereka tersipu malu, saling menatap satu sama lain, dan terus menyimak.

“Kalian sadar tidak, kalau negara-negara lain selalu takut meng-embargo Indonesia? Ya, karena negara kalian memiliki segalanya. Mereka takut kalau kalian menjadi mandiri, makanya tidak diembargo. Harusnya kalianlah yang meng-embargo diri kalian sendiri. Belilah dari petani-petani kalian sendiri, belilah tekstil garmen dari pabrik-pabrik kalian sendiri. Tak perlu kalian impor kalau bisa produksi sendiri. “You don’t need the world”. “

Mereka merasa dicampakkan ke bumi, lalu digodam oleh palu besar. Anak-anak muda yang bersemangat itu malu setengah mati. Mengapa harus seorang tua dari Singapura yang menyadari rahasia penting ini? Mengapa bukan orang-orang berkuasa dan penting di negeri ini? Dalam luapan emosi yang mulai meninggi, mereka masih mendengar Si Bapak sayup-sayup terus berbicara.

“Jika kalian bisa mandiri, bisa meng-embargo diri sendiri, Indonesia “will rules the world”!”

Saya berterimakasih pada teman yang memposting cerita ini. Kisah yang menyakitkan sekaligus menggugah. Seandainya kita semua melihat dan berpikir seperti orang Singapura. Okelah, negeri ini tidak perlu” rules the world, ” karena itu bukan sifat dasar kita. Tapi paling tidak, kita bisa menjadi negara yang sedikit dihormati, punya martabat dan kekuatan sadar untuk menjadi besar. Bukan eksportir TKI murah paling tragis di dunia hanya karena tak mampu menyuapkan nasi yang cukup ke mulut rakyatnya. Bukan negeri bahari yang justru kesulitan protein untuk anak-anaknya sendiri.

Menarik bukan?

01
Apr
09

(New Toy) Colorsplashed!: Jelajah Kota Toea – Cap Go Meh in Chinatown

file0176-1

Yeah, perhaps it was Cap Go Meh, and we were all in red…

“Jelajah Kota Toea” brought us to an exciting tour…

From Museum…

file0186

file0182

Passed through little street…

file0180

file0179

But it came with so much exciting stuffs to be captured in frame..

file0187

And we finally arrived to the “Klenteng”…

file0183

Click!! Click!! and Click!!

file0181

- Svetlana comes in -

file0174

#31 Red

- Svetlana goes away -

file0177

But still gave some respects to those of them who prayed there…hehe…

file0178

After some walks, a little rest would be okay, right?

file0184

Before..

It had to END…

file0185

21
Jan
09

6th roll: random

Film : Kodak Ektacolor Pro 160 expired 2007

file01351

As I told ya before this roll is so randomly shot….

from these two infants…

file0136

#27 Dreamy Baby

file0137

#28 Perempuan Berkalung Sorban (?)

met the old friend

file0138

#29 Bon’s 1st shot

and the cow slaughtering on Idul Adha…

file0139-2

#30 “The End”

Got it?

10
Des
08

Okay, other clones again… (updated)

makin lama Diana F+ gw makin jadul aja neh kayaknya…setelah hong meow,  klon-klon Diana F+ makin banyak lagi, here they are:

diana-blackjack

yang ini namanya Diana F+ Black Jack, keren neh, jadi all black gitu, ckck..terus ada lagi..

diana-chromiacs

nah kalo yang ini Diana F+ : The Chromiacs Edition, bedanya si Diana F+ jadi shiny silver gitu, mm kalo yang ini agak kurang suka yak…terus terakhir..

diana-tokyo

nah kalo yang ini Diana F+: World Tour Edition Tokyo, sejenis neh kayak si Hong Meow yang didedikasikan untuk Hong Kong….

Tiga klon di atas tuh bedanya sih cuma masalah appearance aja yak, fungsi ato efek kameranya sih, ya sama-sama aja…jadi beruntung deh kalian yang belom punya Diana F+, dan niat beli, sekarang jadi banyak banget pilihannya…

so, are ya ready for your own Diana F+?

UPDATE!!

recent news, another clone arrives!! Diana F+ glow in the dark!!

glow

glow2

oh my……

Updated! (again)

a423981da9dfd59b44326ece5d268f6f837553ad

And for Seoul, SnowCat Edition…

c4ff6d15838588655052b4f31cdf39b5eacd07a9

And Japanese limited Edition..

413b200bd3546892a35bb266637bffe33dab448d

Just wait for another version of Diana…again…haha..

04
Des
08

This One is So Surprising

loom

Ya ya, di atas adalah cover dari LOOM: lomonesia online magazine, yang tiap edisinya pasti ada sumbangsih artikel kamera lomo yang dipake, event-event yang berhubungan dengan per-LOMO-an, tips-tips, dan pastinya foto-foto dari lomographer yang temanya beda-beda tiap edisi…nah si LOOM ini udah edisi 4, dan gw iseng-iseng ngirim buat galeri lomograph yang temanya sekarang : ANIMAL…buat artikel?emm keabisan kata-kata, event? waduh jarang ato malah belom pernah dateng ke acara lomo-lomoan, tips? walah ngasih tips apa pula masih pemula gini, oke deh ngirim foto aja paling gampang dah, siapa tau beruntung kepilih buat ditampilin di sini…so what’s the result?

voila!

looml

watashi wa LOMO sashin ga aru!!!

omoshirokatta~~~ :D

14
Okt
08

4th and 5th Roll: Svetlana’s New Hope

Film : Kodak Professional T400 CN B&W expired 2004

Finally, Svetlana gives another shot…

These 3 frames are Svetlana’s 1st time experience in black and white, flashback some memories from Saudi Arabia…

#14 at Jabal Rahmah, still..

#15 around floating mosque

#16 visiting El-Khayyat Centre

Film : Kodak Ektacolor Pro 160 expired 2007

and other random shots….

#17 Big Bobby looked through lens..

#18 one side of my room’s elements..

and some precious shots from Cilodong….

#19 what the hell are you looking at??

#20 WALK!! WALK!!

#21 we’re so sure we’re not blind

#22 down to earth

and 4 frames left to share cheerful moments with friends….

#23

#24

#25

#26

Well then…it’s a wrap!

04
Agu
08

3rd roll: Svetlana Failed to Shine

Film : Fujicolor NPS 120 Daylight ISO 160 expired 2005

Just developed 1 roll for Svetlana and the result was kinda dissapointing me….Started with 12 frames, got just 3 frames in quite good result, other 9 frames??? acckk…

#11 Boys played Marawis, Pesantren Al-Khair, bulb mode, simple flash

#12 Nabawi at night, bulb mode about 2 mins

#13 Street next to Hilton Hotel in Mecca, should be some doves there, Svetlana didn’t catch them

but those 3 frames not good enough though…ahhh, i think my problem is in “lens-focus” thing…gotta learn it for more!!




Halaman

 

Desember 2009
S S R K J S M
« Nov    
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Blog Stats

  • 6,970 hits